Dada Vibhakarananda Sebut Ada 3 Praktek Meditasi

  • 12 Januari 2020
  • 19:05 WITA
  • News

Balitopnews.com, Tabanan - Yayasan Amaranee/ Tapasya Stroke Center menggelar kegiatan meditasi pada Minggu (12 Januari 2020)  di aula setempat di Jalan Ratna nomer 11A, Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken Tabanan. Kegiatan meditasi ini dihadiri puluhan warga Tabanan.

Adapun acara meditasi tersebut menghadirkan penuntun seorang acharya, yakni Dada Vibhakarananda, seorang penekun spiritual dari Yayasan Ananda Marga, Denpasar.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Amaranee/ Tapasya Stroke Center I Nyoman Budiartha mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dari berbagai bentuk pelayanan lainnya. Seperti yoga dan pelayanan fisioterapi bagi penderita stroke.

"Hari ini kita berkumpul untuk bersama-sama belajar meditasi dari seorang penekun yang telah 25 tahun terakhir rutin melakukan meditasi," ungkapnya.

Sementara sebelum memulai pada kegiatan inti meditasi, Dada Vibhakarananda menjelaskan bahwa dalam setiap tubuh manusia telah ada peta kehidupan. Namun, peta tersebut belum semuanya terbuka.

"Untuk membukanya harus dengan melakukan perenungan kedalam diri, seperti meditasi misalnya," sebutnya.

Menurutnya, dalam meditasi ada tiga praktek penting. Adapun ketiga praktek penting itu satu sama lainnya saling berkaitan. Yakni praktek kirthanam, meditasi dan persembahan bunga.

"Kirthanam itu dengan menyanyikan mantram sederhana yaitu Bhabanam Kevalam," jelasnya.

Dada Vibhakarananda memaparkan, Bhabanam Kevalam mengandung arti hanya cinta kasih. Mantram itu diucapkan secara berulang dalam hati. Untuk tahap awal, sebaiknya meditasi dilakukan 10 sampai 15 menit.

"Diawal, Meditasi yang baik sebaiknya dilakukan secara rutin dua kali setiap hari. Yakni pagi sebelum sarapan dan malam sebelum makan atau sebelum tidur," tutupnya. (Balitopnews.com/Ngr)

 

 

 


TAGS :

Komentar