BaliTopNews - Journalists never die

Alamat Redaksi : Jalan Beji nomor 1, Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali

Call:088977952703

[email protected]

Yowana Bale Agung Kerambitan Garap Tari Rejang Pangenteg Jagad

Rabu, 25 Mei 2022

BaliTopNews - Journalists never die

TABANAN, Balitopnews.com - Bertepatan dengan rahina Anggara Kasih, Selasa, 24 Mei 2022 Yowana Bale Agung Kerambitan melaksanakan latihan gabungan penari dan penabuh di Puri Agung Kerambitan dihadiri oleh Bendesa Adat Bale Agung Kerambitan serta Ketua Yowana Bale Agung Kerambitan, Tari Rejang Pangenteg Jagad ini diharapkan menjadi karya seni yang memiliki nilai spiritual akan rasa Bhakti terhadap sesuhunan yang berstana di Pura Khayangan Tiga Desa Adat Bale Agung Kerambitan dan nantinya Tarian Rejang Pangenteg Jagad akan di persembahkan pertama pada saat Patirtan di Pura Puseh dan Bale Agung tepat pada saat Hari Raya Galungan.

Penggagas ide Tari Rejang Pangenteg Jagad ini yaitu A.A Bagus Ari Suryawan, S.Sn., S.Pd berasal dari Banjar Tengah, Kerambitan, ia memaparkan bahwa latar belakang ia menggarap tarian rejang ini berasal dari rasa bhakti terhadap Ida Sesuhunan di Pura Khayangan Tiga, Seniman Muda lulusan ISI Denpasar ini berharap nantinya Tari Rejang Pangenteg Jagad ini bisa menjadi Tari Wali khas Desa Adat Bale Agung Kerambitan, tidak hanya itu Bagus Ari Suryawan juga ingin melalui karya Tari Rejang Pangenteg Jagad ini bisa mempersatukan seluruh Yowana diseluruh Adat Bale Agung Kerambitan. "Tari Rejang Pangenteg Jagad ini digarap karena rasa bhakti kami terhadap Ida Sasuhunan ring Khayangan Tiga, nantinya Tari Rejang ini bisa menjadi Tari Wali khas Desa Adat Bale Agung Kerambitan yang nantinya bisa juga ditarikan pada saat piodalan di pura banjar adat yang ada di Bale Agung Kerambitan" Ucap Bagus Ari Suryawan

I Gede Made Ari Marantika, SE selaku Ketua Yowana Bale Agung Kerambitan sangat mengapresiasi karya seniman muda yang memiliki gagasan bernilai spiritual, saat pertama kali mendengar gagasan Tari Rejang Pangenteg Jagad ini sekitar 7 bulan yang lalu dari rekannya Bagus Ari Suryawan ia ikut terlibat dalam membuat konsep dan garapan, tentunya sebagai Ketua Yowana Ari Marantika atau sering disapa Kapuk Bunter segera melakukan kordinasi dengan Bendesa Adat Bale Agung Kerambitan supaya bisa diberikan ruang dan dukungan dalam proses penggarapannya. "Saya selaku Ketua Yowana Adat Bale Agung Kerambitan mendengar gagasan Tari Rejang ini tentunya bersemangat agar garapan ini bisa terealisasikan, saya berkordinasi dengan Bendesa Adat dan Pangelingsir-pangelingsir agar nantinya Tari Rejang Pangenteg Jagad ini bisa kita persembahkan kepada Ida Sasuhunan Khayangan Tiga Desa Adat Bale Agung Kerambitan" Ucap Ari Marantika

Bendesa Adat Bale Agung Kerambitan Drh. I Nyoman Adnyana, M.Si sangat mengapresiasi karya seniman muda ini yang nantinya akan bernilai spiritual dan persatuan karena Tari Pangenteg Jagad ini melibatkan perwakilan pemuda yang ada di wilayah Desa Adat Bale Agung Kerambitan, Nyoman Adnyana juga mendukung penuh kreatifitas yowana yang positif mengingat sejarah Desa Bale Agung Kerambitan sangat tersohor di bidang seni dan budaya, sampai bapak bangsa memiliki ruangan khusus di Puri Agung Kerambitan. "Dari jaman kerajaan kita sudah tersohor dalam seni dan budaya di Kerambitan sampai Bapak Bangsa Kita Bung Karno pun pernah ke Kerambitan dan memiliki tempat khusus di Puri Kerambitan, jadi generasi sekarang tidak bisa terlepas dari sejarahnya, buktinya yowana sekarang memiliki gagasan yang luar biasa membuat karya Tari Pangenteg Jagad yang memiliki nilai spiritual dan persatuan, dan ini harus didukung penuh" ucap Nyoman Adnyana

Tari Rejang Pangenteg Jagad akan dipersembahkan pertama kali pada saat Piodalan di Pura Puseh dan Bale Agung Kerambitan bertepatan dengan hari raya Galungan tanggal 8 Juni 2022, Ari Marantika berharap semoga penggarapan karya Tari Pangenteg Jagad bisa berjalan dengan baik sampai bisa dipentaskan. "Ya semoga berjalan dengan baik, dan nantinya bisa menginspirasi Desa Adat lainya sehingga banyak tarian rejang yang muncul sesuai dengan kearifan lokal masing-masing" imbuh Ari Marantika.


Komentar

Berita Terbaru







Terpopuler