Ny Putri Koster Terima Penghargaan Perempuan Inspiratif Tokoh 2019

  • 30 November 2019
  • 20:33 WITA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Ny Bintang Puspayoga duduk bersama Ny Putri Koster sebelum penyerahan Penghargaan Perempuan Inspiratif Tokoh 2019.

Balitopnews.com,Denpasar - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster berhasil meraih penghargaan sebagai Perempuan Inspiratif Tokoh 2019 atas segala program dan kegiatan yang telah dilakukan selama ini.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Ny Bintang Puspayoga, dalam rangkaian acara Penganugerahan Perempuan Inspiratif Tokoh 2019, yang berlangsung di Wantilan Gedung Pers K Nadha-Bali TV, Denpasar pada Sabtu (30 November 2019).

Dalam sambutannya, Ny Putri Koster menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. "Dengan terus menggencarkan 10 program pokok PKK ke Kabupaten/Kota dan meningkatkan sinergisitas dengan PKK Kabupaten/Kota serta PKK Desa, maka progres aplikasi 10 program pokok PKK semakin dirasakan di lapisan masyarakat, terutama dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan serta anak dari kekerasan," ujarnya.

Hal ini dapat terlihat dari menurunnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Bali. Dalam menjaga kondusivitas ini, maka Ny Putri Koster mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemberdayaan terhadap perempuan baik untuk lingkungan rumah tangga maupun lingkungan banjar dan desa tempat tinggalnya. “Perempuan adalah aset bangsa, yang pembinaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga memerlukan kepedulian kita bersama. Demikian juga anak, merupakan aset bangsa yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Untuk itu mari kita jaga aset ini secara bersama-sama,” ujar wanita yang dikenal  memiliki segudang talenta di dunia seni.

Lebih lanjut, Ny Putri Koster berharap penghargaan yang diberikan kepada beberapa tokoh perempuan inspiratif di Bali, dapat menjadi motor penggerak, serta memberikan motivasi yang pada akhirnya dapat memberikan imbas bagi perempuan-perempuan lain sehingga akan lebih banyak yang mampu dalam memberdayakan perempuan.

“Untuk itu saya mengajak para perempuan hebat di Bali, mari kita saling bergandengan tangan, mari kita saling belajar, bagaimana kita saling membangkitkan satu sama lain sehingga para perempuan yang ada di Bali terlindungi dan kesejahteraanya dapat terjamin sehingga mereka bisa membesarkan anaknya dengan baik dan juga menjaga keluarganya dengan bijaksana,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Ny Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi atas kerja keras yang selama ini dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali maupun Kabupaten/Kota di Bali. Menurutnya, program prioritas yang dimiliki oleh kementerian tidak akan pernah berhasil tanpa dukungan dari daerah. Untuk itu, ia berharap Bali tetap menjaga kekompakan dan tetap menjalin komunikasi dengan kementerian sehingga apa yang menjadi kendala di daerah dapat dikomunikasi denga pusat, dan dapat segera diambil respon cepat terhadap kendala yang ada.

Terkait pemberdayaan perempuan dan anak di Bali, menurut Ibu Bintang sapaan akrabnya, Bali sudah sangat baik dalam pemberdayaan, hal itu terlihat dari sedikitnya kasus-kasus kekerasan anak dan perempuan di Bali. Ia berharap ke depan Bali dapat menjadi pilot project dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dalam kesempatan ini, selain Ny Putri Koster juga terdapat beberapa perempuan yang menerima penghargaan antara lain I Gusti Ayu Agung Inda Timafo Yudha Ketua Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia, Cok Istri Mirah yang berkiprah dalam dunia tekstil, Ni Wayan Ria Amriani melalui kiprahnya dalam bidang UKM dan pecinta fashion, serta beberapa penerima lainnya. Selain itu, juga diserahkan penghargaan kepada Anak Berbakat dan Berprestasi, diraih oleh Kadek Angling Kenaka Baswara sebagai Juara 1 Siswa Ajeg Bali, Putu Galih Juara 2 Siswa Ajeg Bali, Ni Luh Maswitri juara tolak peluru olimpiade para disabilitas Bali dan Nasional, Komang Yastra Juara Megender Wayang dan Merindik, dan Agus Mertayasa pelukis difabel yang berbakat. (Balitopnews.com/VD/Rls)

Komentar