The Bloom Garden Manjakan Pangunjung dengan Tari Kecak Kolosal "Epik Ulundanu Beratan "
Sabtu, 05 April 2025

Pementasan Tari Kecak di The Bloom Garden Bedugul
TABANAN,Balitopnews.com - Ada yang berbeda di Daya Tarik Wisata The Bloom Garden Bedugul, Tabanan, Bali. Objek wisata yang menawarkan hamparan berbagai varian taman bunga di bebukitan yang hijau nan asri, kini menampilkan tari kecak kolosal.
Sembari mata memandang disapa warna warni bunga, pengunjung The Bloom Garden juga dimanjakan dengan penampilan para penari kecak. Penarinya berasal dari pemuda pemudi yang masih duduk di bangku sekolah. Tentunya berasal dari pengempon Pura Penataran Agung Ulundanu Beratan dalam gebog satak Ulun Danu Beratan
Pementasan tari kecak kolosal ini berlangsung selama enam hari. Dari tanggal 1 sampai 6 April 2025
Pentas di stage yang lokasinya di tengah tengah tepat menjadi pusat atau center of The Bloom Garden. Para penari dengan apik membawakan peran nya masing masing. Liuk tubuh penari wanita yang lemah gemulai diiringi tabuh dari suara para penari kecak pria semakin membuat para penonton wisatawan domestik dan mancanegara terpesona.
Manager DTW The Bloom Garden, Komang Angga Antika, Sabtu (5 April 2025) menjelaskan pemetasan tari kecak sengaja mengambil momen liburan hari raya yang hampir bersamaan yakni Nyepi dan Idul Fitri. "Kami pentaskan tari kecak untuk menghibur wisatawan yang berkunjung ke The Bloom Garden," jelasnya. Dikatakanya anak anak penari kecak merupakan putra daerah di kawasan bedugul."Kita ajak anak anak yang memiliki talenta menari dan kita bentuk seka atau kelompok yang sudah terbentuk satu tahu lalu," tandasnya.
Dia berharap kedepan tari kecak ini dipentaskan secara rutin tidak di hari raya saja.Pihaknya menargetkan tahun 2025 ini tampil di bulan Juli - Agustus. Namun kedepan akan berlangsung secara kontinyu.
Ditegaskanya, yang membedakan tari kecak The Bloom Garden dengan tari kecak di Bali lainya adalah lakon cerita. " Kami gali sendiri lakon cerita berdasarkan epik terbentuknya Ulundanu Beratan," pungkasnya.(Md)
Komentar